Hukuman penjara ditambah

JAKARTA, 18 DIS – Mahkamah tinggi Indonesia hari ini menambah hukuman penjara ke atas seorang lelaki Poland yang disabitkan kesalahan berkaitan gerila pemisah di wilayah bergolak Papua, menjadi tujuh tahun daripada lima tahun sebelumnya, kata peguamnya hari ini.

Jakub Fabian Skrzypski diberkas Ogos tahun lalu, atas tuduhan berhubung dengan pemberontak di wilayah paling timur itu dan berkomplot menggulingkan kerajaan Indonesia.

Warga Poland itu merayu hukuman penjaranya itu, namun Mahkamah Tinggi minggu ini menolaknya malah menambahkan lagi hukuman asal – satu amalan biasa dalam sistem keadilan Indonesia. – AFP