Memancing udang kara air tawar

Dalam aktiviti memancing, hasil tangkapan yang diperoleh merupakan satu ‘hadiah’ bagi pemancing setelah lelah menanti umpan di makan oleh pemangsa dan bergelut untuk mendaratkannya. Namun, hasil tangkapan ini lebih seronok apabila dipelbagaikan target yang hendak ditangkap sebagai contoh udang kara ikan tawar.

Udang kara ikan tawar pada kebiasaannya ditemukan di perairan sungai yang memiliki kawasan tepinya tidak begitu dalam, dan bahagian dasarnya terdiri daripada lumpur, batu dan pasir.

Pada dasarnya, udang kara air tawar ini memiliki bentuk seperti udang, justeru memancing udang kara air tawar ini juga sama seperti memancing udang galah, yang  hidup di air tawar dan tersebar di perairan seperti danau, kawasan perairan yang ditumbuhi pelbagai tumbuhan air dan sungai yang berhubungan langsung dengan laut.

Penentuan lokasi memancing

Udang kara air tawar menyukai ceruk-ceruk sungai yang tenang, jarang sekali berada di tempat berarus kuat,  dengan kedalaman 0.5-2.0m di dekat akar-akar pohon, atau tebing-tebing sungai yang berlubang dan hidup berkelompok. Jika menemukan ciri-ciri yang dijelaskan, sebaiknya jangan berpindah-pindah. Perubahan warna air dan ketinggian muka air yang mendadak, sangat mempengaruhi selera makan udang kara air tawar, sehari semalam sesudah hujan lebat dengan kondisi air normal, merupakan saatnya memancing, dan air surut adalah waktu terbaik memancing di kuala sungai.

Umpan dan alat pancing yang digunakan

Udang galah mahupun udang kara air tawar boleh dipancing dengan menggunakan umpan cacing, daging ketam, potongan ikan (merupakan umpan alami yang terbaik), dan kita juga boleh menggunakan udang kering sebagai umpan.

Joran yang digunakan adalah joran jenis kelas ringan lentur panjang 1.5-2m, sudah cukup di jadikan senjata yang kuat untuk mendapatkan udang kara, yang dilengkapi dengan penggulung senar atau spinning. Memakai mono filament nombor 0.15-0.20 merupakan senar yang sesuai, timah pemberat yang digunakan adalah sekitar 30g, yang pentingnya pemberat itu tidak terbawa arus sungai, tapi bergerak atau tidak begitu berat kalau umpan dimakan.  Mata kail dipakai ialah nombor 4-6 rangkaian tunggal.

Lemparkan kail ke spot yang telah ditentukan, biarkan senar sedikit menegang, jangan biarkan kendur. Letakan joran 45 derajat ke arah sungai, pasakkan kuat-kuat di tebing sungai. Umpan yang dimakan akan menarik senar dan membuat ujung joran yang lentur membengkok, biarkan tetap pada posisi tersebut. Jangan sekali-kali menghentakkan joran, kerana mulut udang kara yang rapuh boleh koyak, gulung pelan-pelan senar dengan joran menghadap ke atas, paksa udang kara mendongak sehingga kehilangan tenaga untuk melawan.